Kuliah

Beberapa materi kuliah dan ringkasan riset berikut bisa diunduh dan dipergunakan untuk keperluan pembuatan karya tulis ilmiah dengan mencantumkan sumbernya. Materi kuliah ada pada bagian sebelah kiri tengah beranda blog ini, sedangkan materi riset ada pada halaman ini.

PROGRAM CBD BALI SEJAHTERA 2009

Program Community Based Development (CBD) – Bali Sejahtera 2009  merupakan suatu kegiatan/Program Penanggulangan Kemiskinan yang berbasis Desa Pakraman melalui upaya inovatif krama dan prajuru secara partisipatif ikut serta berperan sebagai Perencana, Pelaksana – Pengelola, Penanggungjawab dan Pengawas kegiatan untuk krama/keluarga miskin di wilayah desanya.

I Wayan Sudana dipercaya sebagai Team Leader dan saya  sebagai Ahli Pelatihan bernaung di bawah PT Ganesha Global Sarana. Program dimulai pada bulan April s.d. Desember 2009 meliputi 50 wilayah desa pakraman calon penerima program fasilitasi pendampingan di empat wilayah kabupaten, yaitu Klungkung, Gianyar, Tabanan, dan Badung.
Kriteria kemiskinan yang digunakan sebagai dasar kategorisasi KK miskin adalah kriteria kemiskinan kontekstual.
Melalui penggalian kriteria kemiskinan kontekstual dapat diperoleh, direkam dan dipetakan karakter Kemiskinan serta kekhasan karakteristik kemiskinan satu desa dengan desa lainnya.
Dari metode pembentukan kriteria kemiskinan kontekstual secara partisipatif tersebut juga akan diperoleh gambaran tentang pandangan dan sistem nilai masyarakat lokal mengenai kondisi seperti apa yang mereka sebut “miskin”.
Identifikasi Prinsip Program:
•    Sosialisasi
•    Pembentukan Tim Pengelola Program
•    Penggalian dan Penetapan Kriteria Kemiskinan
•    Survey Swadaya Kemiskinan
•    Penggalian dan Penetapan Usulan Kegiatan
•    Prosedur dan Mekanisme Perguliran Dana
•    Pemantauan dan Pengendalian Kegiatan
•    Strategi Pemadirian dan Pelestarian Program di Desa Pakraman
•    Tolok Ukur Keberhasilan/Kegagalan Pelaksanaan Program : proses pembelajaran melalui pemberdayaan masyarakat
•    Penyeimbangan Orientasi Bisnis dan Sosial dalam Implementasi Program : kemampuan KK Miskin dlm berusaha
•    Konsep Pemberdayaan : butuh waktu ngayah vs insentif
•    Konsep Keadilan : bukan bagi rata
•    Administrasi Pendanaan : aturan terkait dgn pencairan dana (SPPB, SK Gubernur)
•    Kriteria Kemiskinan Khas Program CBD

KAJIAN URUSAN SISA DAN URUSAN PILIHAN PRIORITAS PEMPROV BALI

Saya diberi mandat selaku Ketua Tim Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisipol Universitas Warmadewa dari April s.d. Juni 2009   mengadakan kajian untuk  mencermati berbagai urusan yang menjadi kewenangan daerah Provinsi Bali yang terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan. Urusan pemerintahan diluar urusan wajib dan urusan pilihan tersebut, sepanjang menjadi kewenangan daerah Bali tetap harus diselenggarakan dengan memperhatikan keterbatasan sumber daya dan sumber dana yang dimiliki daerah. Untuk itu kajian ini lebih difokuskan pada penentuan prioritas penyelenggaraan urusan sisa dan pilihan yang benar-benar mengarah pada penciptaan kesejahteraan masyarakat disesuaikan dengan kondisi, potensi dan kekhasan daerah Bali. Untuk mencapai hasil yang diharapkan maka ruang lingkup kegiatan kajian ini meliputi: 1.    Persiapan: pada tahapan ini dilakukan mobilisasi tim, studi literatur, pengumpulan data awal sebagai persiapan survei (pra-survey), penyusunan instrumen kajian, dan penyusunan laporan pendahuluan 2.    Pengumpulan Data: baik data primer maupun sekunder ke Biro Pusat Statistik Provinsi Bali dan  instansi terkait lainnya serta stakeholders. 3.    Pengolahan Data: data dan informasi yang telah diperoleh dan dikumpulkan diolah. 4.    Analisis Data: analisis terhadap berbagai data dan temuan lapangan yang sudah didapatkan 5.    Seminar/ Lokakarya: hasil kajian 6.    Penyusunan Laporan Akhir Lingkup wilayah kegiatan meliputi Provinsi Bali. Secara administratif Provinsi Bali saat ini terdiri dari delapan kabupaten dan satu kota. Kedelapan kabupaten tersebut adalah Kabupaten Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Bangli, Buleleng, dan Kota Denpasar. Perkembangan administrasi pemerintahan kabupaten/ kota tidak mengalami perubahan, namun untuk pemerintahan di bawahnya terjadi perubahan khususnya pada tingkat kecamatan. Pada tahun 2004 terjadi pemekaran Kecamatan Denpasar Utara sehingga jumlah kecamatan menjadi 56 kecamatan dengan  89 kelurahan dan 593 desa. Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintah Daerah Provinsi Bali, terdapat 26 urusan wajib dan 8 urusan pilihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Bali. Ke-26 urusan wajib tersebut adalah 1) urusan pendidikan, 2) kesehatan, 3) lingkungan hidup, 4) pekerjaan umum, 5) penataan ruang, 6) perencanaan pembangunan, 7) perumahan, 8) kepemudaan dan olah raga, 9) penanaman modal, 10) koperasi dan UKM, 11) kependudukan dan catatan sipil, 12) tenaga kerja, 13) ketahanan pangan, 14, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, 15)  keluarga berencana dan keluarga sejahtera, 16) perhubungan, 17) komunikasi dan informatika, 18) pertanahan, 19) kesatuan bangsa dan politik dalam negeri, 20) otonomi daerah, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian, 21) pemberdayaan masyarakat dan desa, 22) sosial, 23) kebudayaan, 24) statistik, 25) kearsipan, 26) perpustakaan. Sedangkan delapan urusan pilihan yang diberikan adalah 1) kelautan dan perikanan, 2) pertanian, 3) kehutanan, 4) energi dan sumber daya mineral, 5) pariwisata, 6) perindustrian, 7) perdagangan, 8) transmigrasi. Beberapa tenaga ahli yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi: 1.    Ahli Manajemen Pemerintahan 2.    Ahli Politik 3.    Ahli Administrasi Negara 4.    Ahli Antropologi 5.    Ahli Kebijakan Pemerintah 6.    Ahli Hubungan Internasional Dana yang diperlukan dalam kegiatan kajian ini sepenuhnya berasal dari APBD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2009 pada Kegiatan Kajian Penyelenggaraan Urusan Pilihan dan Urusan Sisa dan Prioritas Pemerintah Provinsi Bali.

8 Tanggapan

  1. om swastiastu pak, boleh saya minta materi CBD nya pak?
    saya perlu untuk bahan referensi.
    terima kasih sebelumnya pak

  2. swastiastu…..
    pak, tiang mahasiswa MAP-UGM yang sedang nyusun tesis tentang efektivitas pemberdayaan desa pakraman melalui CBD-BS(studi kasus d bugbug-Karangasem, salah satu best practice)….

    bisa mohon di bantu terkait dengan laporan atau tulisan mengenai pengalaman di berbagai desa penerima CBD…
    soalnya yang saya dapat datanya baru hanya pedoman dasar dan teksnis yang masih lumayan membingungkan, karena belum pernah turun ke lapanan secara intensif……

    inovasi-inovasi apa yang telah ditemukan selama pengelolaan CBD diluar pedum dan teknis, da apa saja ya yang kira2 menentukan keberhasilan program CBD….??
    suksma banget sebelumnya….

    • Tiang hanya sbg ahli pelatihan Program CBD th 2009. Jadi tidak menyimpan laporan CBD. Untuk dokumen dan laporan CBD coba Bapak kontak Bapak Nyoman Baskara hp 081337398466. Suksme

      • suksma balasanya..
        menurut bapak apakah program CBD ini efektif dalam mengentaskan kemiskinan d level desa pakraman, apakah masyarakat desa menjadi lebih “berdaya”??

        • Program ini dilaksanakan dengan pelibatan masyarakat dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program. Masyarakat bisa belajar membuat program yg sesuai dengan kebutuhannya dan bisa berkelanjutan

  3. terimakasih pak atas bantuannya

  4. om swastiastu..
    boleh saya tau info tentang program CBD ini lebih lanjut..? adapun yang saya perlukan adalah siapakah yang memegang atau bertanggungjawab terhadap proposal2 tiap des pekraman yang mengajukan bantuan ini..? karena saya mau pakai untuk tesis saya..terimakasih atas bantuannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: